{"id":3966,"date":"2026-08-31T09:30:00","date_gmt":"2026-08-31T00:30:00","guid":{"rendered":"https:\/\/streetofjapan.com\/?p=3966"},"modified":"2026-06-03T13:22:29","modified_gmt":"2026-06-03T04:22:29","slug":"convenience-store-pork-buns","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/streetofjapan.com\/id\/2026\/08\/31\/convenience-store-pork-buns\/","title":{"rendered":"\u201cNikuman\u201d nya Minimarket"},"content":{"rendered":"\n<p>Kemarin, ketika saya mampir ke minimarket, saya melihat \u201cnikuman (bakpao isi khas Tiongkok)\u201d berjajar di samping kasir.<br>Saya tanpa sadar langsung berpikir, \u201cOh, ternyata sudah musimnya lagi\u201d, sekaligus terlintas juga, \u201cwah, akhirnya musim itu datang juga\u201d.<br>Ada \u201cnikuman\u201d, \u201canman\u201d, dan \u201cpizza man\u201d yang sudah menjadi menu klasik.<br>Belakangan ini juga semakin banyak varian baru, seperti yang berisi keju, berbagai rasa unik, hingga produk kolaborasi.<br>Saya sempat mencari tahu sedikit. Misalnya, di minimarket Seven Eleven terdapat jajaran produk yang menonjolkan tekstur dan isi, seperti \u201cNikuman lembut dengan potongan daging besar\u201d, \u201cButaman isi melimpah\u201d, dan \u201cAnman wijen dengan rasa kaya\u201d.<br>Sementara itu, Lawson meningkatkan jumlah isian pada \u201cnikuman\u201d dan \u201cpizza man\u201d ikonik mereka supaya terasa lebih juicy dan lezat.<br>Mereka juga menghadirkan lini rasa manis seperti \u201cMatcha Chocolate Man\u201d dan \u201cDaigaku Imo Man\u201d.<br>Dan tentu saja, minimarket Famima (FamilyMart) juga tidak kalah.<br>Produk ikonik mereka, \u201cNikuman autentik yang juicy\u201d, sudah dikenal karena menonjolkan cita rasa dan kelembutan daging babi yang juicy.<br>Selain itu, \u201cnikuman empat keju\u201d yang menggunakan Gouda, Cheddar, Parmesan, dan Mozzarella juga kembali hadir dengan pembaruannya.<br>Lebih jauh lagi, Famima juga memiliki produk andalan seperti \u201cKurobuta man Premium\u201d, serta berbagai produk kolaborasi. Salah satu yang sempat menjadi perbincangan adalah \u201cChili Dog Man\u201d yang diawasi langsung oleh Mos Burger.<br>Perpaduan yang tak terduga tersebut menghadirkan cita rasa sosis gurih dan saus cabai ke dalam bentuk \u201cchuka man (bakpao kukus khas Jepang)\u201d.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1000\" height=\"750\" src=\"https:\/\/streetofjapan.com\/wp-content\/uploads\/2026\/01\/202509_kanemoto01.jpg\" alt=\"\" class=\"wp-image-3799\"\/><\/figure>\n\n\n\n<p>Jika menilik sedikit sejarah \u201cchuka man\u201d di Jepang, terdapat juga hal yang cukup menarik.<br>Pada tahun 1927, Nakamuraya di Shinjuku, Tokyo, mulai menjual produk bernama \u201cShina Manju Kelas Satu\u201d. Produk ini dikenal sebagai salah satu inisiator penjualan manju berisi daging maupun pasta kacang.<br>Selain itu, di kawasan Nankinmachi, Kobe, \u201cbutaman\u201d sudah dijual sejak tahun 1915, dan dianggap sebagai salah satu tahap awal budaya \u201cbaozi (chuka man)\u201d di Jepang.<br>Namun, pada masa itu, proses pembuatannya masih banyak mengandalkan pekerjaan manual yang menggunakan kukusan, sehingga produksi massal cukup sulit dilakukan. Karena itu, \u201cchuka man\u201d umumnya hanya ditemukan di rumah tangga atau restoran masakan Tiongkok.<br>Setelah Perang Dunia II, berkat perkembangan teknologi pembekuan dan perluasan jaringan distribusi, \u201cchuka man\u201d mulai dipasarkan ke seluruh Jepang.<br>Sejak tahun 1970an, minimarket mulai memperkenalkan alat pengukus khusus \u201cchuka man\u201d dan menyajikannya dalam keadaan hangat di dalam toko. Hal ini disebut-sebut sebagai awal lahirnya \u201cbudaya nikuman minimarket\u201d. Jika dipikir-pikir, \u201cnikuman\u201d bukan sekadar camilan hangat biasa, melainkan sesuatu yang terus berkembang mengikuti zaman, teknologi, dan selera konsumen.<br>Meskipun pada siang hari cuaca masih sering terasa panas, pagi dan malam hari terkadang mulai terasa dingin, bahkan agak menusuk kulit. Pada saat seperti itu, ketika mampir ke minimarket dan melihat uap hangat dari kotak kaca di samping kasir, rasanya jadi tergoda untuk membelinya. Mungkin, pada musim-musim seperti ini, \u201csihir\u201d terbesar yang membuat orang membuka dompet justru adalah \u201cnikuman\u201d yang ada di sebelah kasir.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"Kemarin, ketika saya mampir ke minimarket, saya melihat \u201cnikuman (bakpao isi khas Tiongkok)\u201d b...","protected":false},"author":20,"featured_media":3800,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_acf_changed":false,"footnotes":"","_locale":"id_ID","_original_post":"https:\/\/streetofjapan.com\/?p=3798"},"categories":[3],"tags":[],"acf":[],"aioseo_notices":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/streetofjapan.com\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3966"}],"collection":[{"href":"https:\/\/streetofjapan.com\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/streetofjapan.com\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/streetofjapan.com\/wp-json\/wp\/v2\/users\/20"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/streetofjapan.com\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=3966"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/streetofjapan.com\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3966\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":3967,"href":"https:\/\/streetofjapan.com\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3966\/revisions\/3967"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/streetofjapan.com\/wp-json\/wp\/v2\/media\/3800"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/streetofjapan.com\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=3966"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/streetofjapan.com\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=3966"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/streetofjapan.com\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=3966"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}