{"id":3380,"date":"2025-10-22T09:30:00","date_gmt":"2025-10-22T00:30:00","guid":{"rendered":"https:\/\/streetofjapan.com\/?p=3380"},"modified":"2025-07-25T12:19:01","modified_gmt":"2025-07-25T03:19:01","slug":"about-mothers-day","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/streetofjapan.com\/id\/2025\/10\/22\/about-mothers-day\/","title":{"rendered":"Mengenai Hari Ibu di Jepang"},"content":{"rendered":"\n<p>Di Jepang, Hari Ibu (Mother\u2019s day) dirayakan pada hari Minggu kedua di bulan Mei setiap tahunnya. Hari tersebut merupakan kesempatan yang sangat penting untuk menyampaikan rasa terima kasih kepada ibu atas semua jasa-jasanya. Peringatan Hari Ibu di Jepang sudah menjadi tradisi yang mengakar bagi seluruh keluarga untuk makan bersama atau memberikan hadiah sebagai ucapan \u201cterima kasih\u201d kepada ibu.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">\u2022Ciri Khas Hari Ibu di Jepang<\/h2>\n\n\n\n<p>Jika berbicara tentang Hari Ibu di Jepang, hal pertama yang terpikirkan adalah bunga anyelir (carnation). Khususnya anyelir merah yang merupakan bunga paling umum dan melambangkan cinta serta rasa terima kasih kepada ibu.<br>Tradisi ini menyebar di Jepang pada awal abad ke-20. Konon, budaya \u201cHari Ibu\u201d yang bermula di Amerika diperkenalkan melalui gereja. Awalnya, Jepang merayakan secara mandiri pada tanggal 6 Maret (ulang tahun permaisuri Kaisar saat itu). Tetapi setelah perang dan terpengaruh budaya Amerika, perayaan Hari Ibu disatukan pada hari Minggu kedua bulan Mei.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"695\" src=\"https:\/\/streetofjapan.com\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/202504_2-1024x695.jpg\" alt=\"\" class=\"wp-image-3232\"\/><\/figure>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">\u2022 Ciri Khas Hari Ibu di Jepang<\/h2>\n\n\n\n<p>Pemberian hadiah tidak terbatas pada bunga saja. Umumnya, bersamaan dengan buket bunga, disampaikan juga berbagai hadiah seperti manisan, aksesori, dan produk relaksasi. Selain itu, menghabiskan waktu bersama juga dapat menjadi hadiah terbaik. Anak-anak memasak makanan atau mengunjungi tempat-tempat yang penuh kenangan bersama\u2026 hari yang sebelumnya mungkin dianggap biasa saja, ternyata dapat menjadi kenangan yang istimewa.<br><br>Pusat perbelanjaan dan toko daring juga gencar mengadakan \u201cPromo Hari Ibu\u201d menjelang peringatan Hari Ibu. Pada pojok hadiah yang meriah, tampak berjejer buket bunga, set manisan, produk kecantikan, barang fashion, dan lain-lain. Pada saat tersebut, waktu yang dihabiskan untuk memikirkan hadiah apa yang akan diberikan pun menjadi momen hangat yang penuh perhatian untuk ibu.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"695\" src=\"https:\/\/streetofjapan.com\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/202504_3-1024x695.jpg\" alt=\"\" class=\"wp-image-3233\"\/><\/figure>\n\n\n\n<p>Jika Anda merayakan Hari Ibu di Jepang, cobalah berikan bunga anyelir. Anyelir merah dan merah muda sangat populer, tetapi perlu diperhatikan bahwa warna menunjukkan maknanya (misalnya, putih memiliki arti mengenang ibu yang sudah meninggal). Selain itu, daripada hadiah mahal, menyampaikan rasa terima kasih melalui waktu yang dihabiskan bersama atau melalui surat akan sangat dihargai.<\/p>\n\n\n\n<p>Hari Ibu di Jepang lebih dari sekadar kemewahan, daya tariknya terletak pada cara perayaan yang lembut dan tulus. Ini adalah event yang indah untuk menyampaikan perasaan terima kasih kepada ibu.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"Di Jepang, Hari Ibu (Mother\u2019s day) dirayakan pada hari Minggu kedua di bulan Mei setiap tahunn...","protected":false},"author":6,"featured_media":3231,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_acf_changed":false,"footnotes":"","_locale":"id_ID","_original_post":"https:\/\/streetofjapan.com\/?p=3230"},"categories":[5],"tags":[],"acf":[],"aioseo_notices":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/streetofjapan.com\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3380"}],"collection":[{"href":"https:\/\/streetofjapan.com\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/streetofjapan.com\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/streetofjapan.com\/wp-json\/wp\/v2\/users\/6"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/streetofjapan.com\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=3380"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/streetofjapan.com\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3380\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":3382,"href":"https:\/\/streetofjapan.com\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3380\/revisions\/3382"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/streetofjapan.com\/wp-json\/wp\/v2\/media\/3231"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/streetofjapan.com\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=3380"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/streetofjapan.com\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=3380"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/streetofjapan.com\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=3380"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}