{"id":2989,"date":"2025-08-15T09:30:00","date_gmt":"2025-08-15T00:30:00","guid":{"rendered":"https:\/\/streetofjapan.com\/?p=2989"},"modified":"2025-06-09T20:10:07","modified_gmt":"2025-06-09T11:10:07","slug":"about-japans-dolls-festival","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/streetofjapan.com\/id\/2025\/08\/15\/about-japans-dolls-festival\/","title":{"rendered":"Tentang \u201cHinamatsuri\u201d di Jepang"},"content":{"rendered":"\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Apa itu \u201cHinamatsuri\u201d?<\/h2>\n\n\n\n<p>\u201cHinamatsuri\u201d adalah acara tradisional tahunan yang dilakukan pada setiap Tanggal 3 Maret.<br>Tujuan utama acara ini adalah untuk mendoakan kesehatan dan kebahagiaan anak perempuan.<br>Hari \u201cHinamatsuri\u201d disebut juga sebagai \u201cMomo no Sekku\u201d, Dimana keluarga berkumpul dan bersyukur dengan rumah yang dilengkapi suatu hiasan dan makanan khusus.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Sejarah Hinamatsuri<\/h2>\n\n\n\n<p>Hinamatsuri berasal pada zaman Heian (Tahun 794 hingga 1185 Masehi), sekitar lebih dari 1000 tahun yang lalu.<br>Pada saat itu, terdapat sebuah kebiasaan diantara para bangsawan untuk mengusir hal yang buruk dengan melempar boneka terbuat kertas atau kain di Sungai.<br>Kemudian, hal ini berkembang secara bertahap dan menjadi suatu gaya menghias boneka di dalam rumah seperti yang dikenal pada saat ini.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"695\" src=\"https:\/\/streetofjapan.com\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/202502_2-1024x695.jpg\" alt=\"\" class=\"wp-image-2986\"\/><\/figure>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Hiasan \u201cHinamatsuri\u201d : \u201cHinaningyo\u201d<\/h2>\n\n\n\n<p>Selama acara \u201cHinamatsuri\u201d, kita menghias boneka tradisional yang disebut \u201cHinaningyo\u201d.<br>Ini menggambarkan suasana pernikahan keluarga kaisar pada zaman Heian. Gaya hiasan yang paling formal adalah perhiasan dengan tujuh Tingkat\/undakan penempatan boneka. Adapun urutannya adalah sebagai berikut:<br>\u30fbTingkat pertama: Kaisar dan permaisuri Jepang (disebut \u201cOdairi-sama\u201d dan \u201cOhina-sama\u201d)<br>\u30fbTingkat kedua: Tiga orang wanita yang bekerja di lingkungan istana (disebut \u201cSan nin kanjyo\u201d)<br>\u30fbTingkat ketiga: Lima orang musisi pria (disebut \u201cGo nin bayashi\u201d)<br>\u30fbTingkat keempat: Dua orang menteri (disebut \u201cUdaijin dan Sadaijin\u201d)<br>\u30fbTingkat kelima: Tiga orang samurai (disebut \u201cSanshicho\u201d)<br>\u30fbTingkat keenam hingga ketujuh: Peralatan pada lingkungan istana seperti peralatan rumah dan dapur<br>Biasanya hiasan langsung dibereskan setelah Tangal 3 Maret karena ada kepercayaan bahwa \u201cJika menghias bonesa terlalu lama, maka waktu pernikahan untuk anak wanitanya menjadi telat\u201d.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"695\" src=\"https:\/\/streetofjapan.com\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/202502_3-1024x695.jpg\" alt=\"\" class=\"wp-image-2987\"\/><\/figure>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Makanan khas \u201cHinamatsuri\u201d<\/h2>\n\n\n\n<p>Kita dapat menikmati makan hidangan tradisional Jepang pada \u201cHinamatsuri\u201d. Terutama jenis makanan seperti berikut ini:<\/p>\n\n\n\n<p>\u30fbHinaarare: Kue manis warna-warni yang terbuat dari beras dan melambangkan kedatangan Musim Semi<br>\u30fbHishimochi: \u201cMochi (Kue beras)\u201d tiga warna, dan setiap warnanya melambangkan kesehatan (merah), pembersihan (putih), kekuatan hidup (hijau).<br>\u30fbChirashizushi: \u201cSushi\u201d yang berwarna cerah dengan bahan seperti udang untuk melambangkan kehidupan panjang, akar teratai (kehidupan dengan masa depan cerah), dan telur (kekayaan).<br>\u30fbShirosake: Minuman mengandung alkohol yang berasa manis, namun khusus untuk anak-anak disiapkan juga minuman yang bebas alkohol.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">\u201dHinamatsuri\u201d pada zaman sekarang<\/h2>\n\n\n\n<p>Pada saat ini di Jepang, walaupun \u201cHinamatsuri\u201d adalah acara penting keluarga, tetapi ada juga yang merayakannya sebagai acara besar.<br>Misalnya, \u201cAcara Hinamatsuri\u201d diadakan di berbagai daerah Jepang dengan menghias \u201cHinaningyo\u201d raksasa di pusat kotanya. Pada acara tersebut anak-anak memakai baju tradisional Jepang (Kimono) dan mengambil foto kenangannya.<br>Selain itu, jumlah rumah yang menghias \u201cHinaningyo\u201d tujuh tingkat seperti zaman dahulu semakin berkurang, sekarang semakin banyak yang menghiasnya dengan \u201cHinaningyo yang compact\u201d atau \u201cHinanimgyo suatu karakter\u201d.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Penutup<\/h2>\n\n\n\n<p>\u201cHinamatsuri\u201d adalah acara tradisional Jepang pada Musim Semi, yang merupakan hari istimewa untuk mensyukuri perkembangan dan kebahagiaan anak perempuan.<br>Ini adalah kesempatan bagus untuk dapat merasakan pengalaman budaya Jepang sambil menikmati perhiasan boneka yang cerah dan makanan lezat.<br>Jika Anda mendapat kesempatan berkunjung ke Jepang pada bulan Meret, silakan menikmati acara \u201cHinamatsuri\u201d!<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"Apa itu \u201cHinamatsuri\u201d? \u201cHinamatsuri\u201d adalah acara tradisional tahunan yang dilakukan pada seti...","protected":false},"author":6,"featured_media":2985,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_acf_changed":false,"footnotes":"","_locale":"id_ID","_original_post":"https:\/\/streetofjapan.com\/?p=2984"},"categories":[5],"tags":[],"acf":[],"aioseo_notices":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/streetofjapan.com\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2989"}],"collection":[{"href":"https:\/\/streetofjapan.com\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/streetofjapan.com\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/streetofjapan.com\/wp-json\/wp\/v2\/users\/6"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/streetofjapan.com\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2989"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/streetofjapan.com\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2989\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":2991,"href":"https:\/\/streetofjapan.com\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2989\/revisions\/2991"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/streetofjapan.com\/wp-json\/wp\/v2\/media\/2985"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/streetofjapan.com\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2989"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/streetofjapan.com\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2989"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/streetofjapan.com\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2989"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}