{"id":2807,"date":"2025-08-13T09:30:00","date_gmt":"2025-08-13T00:30:00","guid":{"rendered":"https:\/\/streetofjapan.com\/?p=2807"},"modified":"2025-05-14T17:18:19","modified_gmt":"2025-05-14T08:18:19","slug":"setsubun","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/streetofjapan.com\/id\/2025\/08\/13\/setsubun\/","title":{"rendered":"Setsubun"},"content":{"rendered":"\n<p>Halo! Jepang memiliki bermacam tradisi yang menarik, kali ini saya akan memperkenalkan \u201cSetsubun\u201d. Setsubun adalah salah satu acara tradisi yang jatuh pada sekitar tanggal 3 Februari setiap tahun, terutama yang berhubungannya dengan Mengusir \u201cOni\/setan\u201d. Saya yakin bagi kalian orang Indonesia yang tertarik dengan budaya Jepang akan senang membacanya!<\/p>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-columns is-layout-flex wp-container-core-columns-layout-1 wp-block-columns-is-layout-flex\">\n<div class=\"wp-block-column is-layout-flow wp-block-column-is-layout-flow\" style=\"flex-basis:33.33%\">\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"896\" src=\"https:\/\/streetofjapan.com\/wp-content\/uploads\/2025\/08\/AdobeStock_471852502-1024x896.jpg\" alt=\"\" class=\"wp-image-2845\"\/><\/figure>\n<\/div>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-column is-layout-flow wp-block-column-is-layout-flow\" style=\"flex-basis:66.66%\">\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>1. Apa itu Setsubun?<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p>Setsubun disebut hari peralihan dari musim dingin ke musim semi. Dengan mengusir \u201cOni\u201d pada hari Setsubun, orang Jepang berharap dapat mengusir menghilangkan nasib buruk dan mengharapkan kesehatan serta kebahagiaan.<br>Sebenarnya, \u201cSetsubun\u201d disebut sebagai period peralihan musim (baik peralihan musim semi, musim panas, musim gugur dan musim dingin), namun belakangan ini hanya disebut \u201cSetsubun musim semi\u201d. Dengan mengusir \u201cOni\u201d sebelum musim semi datang, orang Jepang mencegah nasib buruk agar tidak datang ke musim yang baru yang akan datang.<\/p>\n<\/div>\n<\/div>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">2. <strong>Mame maki<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p>Ngomong-ngomong, menurut saya hal yang paling menarik pada Setsubun adalah \u201cMame maki\u201d. Pada saat itu, orang Jepang berkumpul dengan keluarganya dan melempar kacang kedelai ke dalam dan luar rumahnya sambil berteriak \u300c\u9b3c\u306f\u5916\u3001\u798f\u306f\u5185\uff01 (Oni wa soto, fuku wa uchi!) \u300d. Karena Oni adalah simbol nasib buruk dan energi negatif, orang Jepang melempar kacang kedelai untuk mengusir Oni.<br>Ucapan \u300c\u9b3c\u306f\u5916\u3001\u798f\u306f\u5185\uff01 (Oni wa soto, fuku wa uchi!) \u300ddalam bahasa Indonesia sepertinya disebut\u300cSetan keluar, keberuntungan masuk!\u300d. Nah, keduanya sedikit mirip, bukan?<br>Awalnya, kacang (berbagai jenis kacang) dianggap memiliki kekuatan mengusir nasib buruk. Karena itu, dengan memakan kacang kedelai yang dilempar pada saat itu, kesehatan dan keberuntungan dianggap akan meningkat di dalam tubuh mereka. Setelah melempar kacang kedelai, ada kebiasaan untuk memakan kacang tersebut sebanyak jumlah umurnya bersama keluarga.<\/p>\n\n\n\n<p><\/p>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-columns is-layout-flex wp-container-core-columns-layout-2 wp-block-columns-is-layout-flex\">\n<div class=\"wp-block-column is-layout-flow wp-block-column-is-layout-flow\" style=\"flex-basis:66.66%\">\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>\uff13. Eho-maki<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p>Eho-maki adalah makanan tradisional Jepang yang disantap pada hari Setsubun. Makanan ini mirip dengan Kimbab dari Korea. Berbagai macam bahan dibalut di dalam Eho-maki Jepang, terutama Kanpyo (irisan labu botol yang dikeringkan), telur, timun, belut dan lain-lain. Setiap keluarga memiliki bahan-bahan yang berbeda, tetapi aturan yang paling penting adalah \u201cmakan tanpa bicara\u201d!<\/p>\n<\/div>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-column is-layout-flow wp-block-column-is-layout-flow\" style=\"flex-basis:33.33%\">\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"848\" src=\"https:\/\/streetofjapan.com\/wp-content\/uploads\/2025\/08\/AdobeStock_975430854-1024x848.jpg\" alt=\"\" class=\"wp-image-2846\"\/><\/figure>\n<\/div>\n<\/div>\n\n\n\n<p><\/p>\n\n\n\n<p>Setsubun adalah acara penting yang menandai pergantian musim, dari musim dingin ke musim semi, dan tujuannya adalah mengusir \u201cOni\u201d serta memangil keberuntungan. Dengan melempar kacang kedelai, \u201cOni\u201d diusir dan harapan untuk mendapatkan kebahagiaan diwujudkan dengan memakan Eho-maki\u2026acara Budaya ini sungguh terasa seperti sebuah keajaiban! Mungkin anda juga memiliki kebiasaan serupa di Indonesia, sehingga pasti Anda merasa menarik tertarik dengan pola pikir budaya \u201cmengusir Oni\u201d di Jepang.<br>Bagaimana pendapat anda mengenai budaya Setsubun ini? Jika Anda memiliki kesempatan untuk datang ke Jepang di masa mendatang, silakan mengikuti budaya acara traditional ini!<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"Halo! Jepang memiliki bermacam tradisi yang menarik, kali ini saya akan memperkenalkan \u201cSetsub...","protected":false},"author":21,"featured_media":2844,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_acf_changed":false,"footnotes":"","_locale":"id_ID","_original_post":"https:\/\/streetofjapan.com\/?p=2718"},"categories":[5],"tags":[],"acf":[],"aioseo_notices":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/streetofjapan.com\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2807"}],"collection":[{"href":"https:\/\/streetofjapan.com\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/streetofjapan.com\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/streetofjapan.com\/wp-json\/wp\/v2\/users\/21"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/streetofjapan.com\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2807"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/streetofjapan.com\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2807\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":2849,"href":"https:\/\/streetofjapan.com\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2807\/revisions\/2849"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/streetofjapan.com\/wp-json\/wp\/v2\/media\/2844"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/streetofjapan.com\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2807"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/streetofjapan.com\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2807"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/streetofjapan.com\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2807"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}