{"id":2697,"date":"2025-06-25T09:30:00","date_gmt":"2025-06-25T00:30:00","guid":{"rendered":"https:\/\/streetofjapan.com\/?p=2697"},"modified":"2025-03-31T18:21:39","modified_gmt":"2025-03-31T09:21:39","slug":"rice-cake-soup","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/streetofjapan.com\/id\/2025\/06\/25\/rice-cake-soup\/","title":{"rendered":"Ozouni"},"content":{"rendered":"\n<p>Kembali berjumpa dengan Tokio.<br>Kali ini, saya akan memperkenalkan hidangan tahun baru rumahan di Jepang, yang telah diwariskan sejak zaman dahulu kala, yang dikenal dengan sebutan \u201cozouni\u201d.<br><br>\u201cOzuoni\u201d adalah masakan rumahan yang penting untuk Tahun Baru. Masakan ini telah diwariskan sebagai kebiasaan masyarakat Jepang sejak zaman dahulu, yang dinikmati bersama dengan \u201cmasakan osechi\u201d.<br>\u201cMasakan Osechi\u201d secara bertahap menggabungkan masakan Barat dan Cina, dan telah bergeser menjadi hidangan pesta yang dapat dinikmati seluruh keluarga selama Tahun Baru.<br>Di sisi lain, budaya \u201cozouni\u201d dimana memakan beras ketan yang dikeraskan dan dikeringkan dimakan selama periode Tahun Baru, dengan menjaga rasa yang telah diturunkan dari generasi ke generasi pada setiap keluarga di Jepang, masih tetap menjadi bagian dari budaya Tahun Baru.<br>Hidangan \u201cozouni\u201d berbeda-beda pada setiap daerahnya, seperti \u201cmochi\u201d, sup, dan bahan-bahannya. Tetapi pada umumnya di daerah bagian timur Jepang, \u201cmochi\u201dnya dibuat dengan bentuk persegi emapat yang dipotong dengan pisau.<br>Sedangkan didaerah bagian barat Jepang, \u201cmochi\u201d nya populer dalam bentuk bulat dan dikenal dengan sebutan \u201cmarumochi\u201d.<br>Setiap daerah memiliki ciri khas tersendiri dalam hal sup, rasa, dan bahan-bahannya, yang tergantung kepada kesukaan dan selera masing-masing keluarga. Untuk keluarga saya yang berasal dari daerah Kanto, kami memiliki ciri khasnya pada kaldu ikan dan kecap asin dengan ayam, wortel, dan lobak. Saya memakannya sebagai sup dengan bahan-bahan tersebut. Saya tidak terlalu pilih-pilih terkait variasi \u201cozouni\u201d, tapi selama beberapa dekade menikmati hidangannya, saya merasakan hal baru pertama kalinya dalam menyambut tahun baru saat menyantap \u201couzoni\u201d khas keluarga kami.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"683\" src=\"https:\/\/streetofjapan.com\/wp-content\/uploads\/2025\/03\/31542400_m-1024x683.jpg\" alt=\"\" class=\"wp-image-2644\"\/><\/figure>\n\n\n\n<p><\/p>\n\n\n\n<p>Tetapi kali ini, saya untuk pertama kalinya dalam hidup saya memakan \u201cozouni\u201d dengan miso putih di rumah teman.<br>Saya bingung dengan rasa yang berbeda dari biasanya, tetapi saat memakannya, saya baru menyadari rasanya yang manis dan kental.<br>Rasanya enak tetapi kelezatannya berbeda dengan \u201cozouni\u201d yang biasa saya makan.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"682\" src=\"https:\/\/streetofjapan.com\/wp-content\/uploads\/2025\/03\/31220933_m-1024x682.jpg\" alt=\"\" class=\"wp-image-2643\"\/><\/figure>\n\n\n\n<p><\/p>\n\n\n\n<p>Selain itu, kalau di rumah saya, kami memanggang sisa mochi dan memakannya dengan \u201ckinako\u201d, kacang azuki, biji wijen, rumput laut, dan lain-lain.<br>Menikmati \u201cmochi\u201d sebagai snack merupakan salah satu kebahagiaan pada saat tahun baru.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"Kembali berjumpa dengan Tokio.Kali ini, saya akan memperkenalkan hidangan tahun baru rumahan d...","protected":false},"author":13,"featured_media":2645,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_acf_changed":false,"footnotes":"","_locale":"id_ID","_original_post":"https:\/\/streetofjapan.com\/?p=2642"},"categories":[3],"tags":[],"acf":[],"aioseo_notices":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/streetofjapan.com\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2697"}],"collection":[{"href":"https:\/\/streetofjapan.com\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/streetofjapan.com\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/streetofjapan.com\/wp-json\/wp\/v2\/users\/13"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/streetofjapan.com\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2697"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/streetofjapan.com\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2697\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":2699,"href":"https:\/\/streetofjapan.com\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2697\/revisions\/2699"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/streetofjapan.com\/wp-json\/wp\/v2\/media\/2645"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/streetofjapan.com\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2697"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/streetofjapan.com\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2697"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/streetofjapan.com\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2697"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}