{"id":2548,"date":"2025-05-02T09:30:00","date_gmt":"2025-05-02T00:30:00","guid":{"rendered":"https:\/\/streetofjapan.com\/?p=2548"},"modified":"2025-03-03T15:49:31","modified_gmt":"2025-03-03T06:49:31","slug":"japanese-christmas","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/streetofjapan.com\/id\/2025\/05\/02\/japanese-christmas\/","title":{"rendered":"Natalan Masyarakat Jepang"},"content":{"rendered":"\n<p>Natal di Jepang lebih merupakan acara menyenangkan di akhir tahun dibandingkan makna keagamaannya.<br>Menjelang bulan Desember, dekorasi Natal sedikit demi sedikit terlihat semarak di jalanan.<br>Menjelang akhir tahun, seluruh Jepang sedang dalam suasana Natal dengan berbagai acaranya, seperti: beragam sale di pertokoan, lagu-lagu Natal diputar di jalanan dan di TV, dan lain-lain.<br>Ini juga merupakan salah satu acara penting bagi anak-anak, karena mendapatkan kesempatan untuk menerima hadiah Natal, serta menikmati kue dan makanan istimewa.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">1.Awal mula Perayaan dan Populernya Natal:<\/h2>\n\n\n\n<p>Natal menjadi populer di Jepang setelah periode Meiji.<br>Meijiya yang didirikan di Yokohama membuka toko di Ginza untuk menjual produk Natal.<br>Konon pada saat itu Natal telah diterima secara luas.<br>Selain itu, jumlah anak meningkat secara pesat yang dikenal dengan sebutan generasi baby boom pada periode pertumbuhan ekonomi pascaperang.<br>Dengan popularitas kue Natal dan musim penjualan promo Natal di department store, momen natal ini menjadi acara komersial di Jepang.<br>Pada saat ini, walaupun masyarakat Jepang yang menganut kristen hanya 1%, tetapi acara natal ini dirayakan di banyak rumah tangga tanpa memandang agamanya.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">2.Anak-anak dan Sinterklas:<\/h2>\n\n\n\n<p>Bagian terbaik dari Natal adalah hadiah dari Santa Claus.<br>Anak-anak tertidur dengan gembira di Malam Natal.<br>Keesokan paginya, ketika anak-anak menemukan hadiah yang diam-diam disiapkan oleh orang tuanya diletakkan di bawah pohon atau di samping bantal, mereka tersenyum gembira.<br>Kebiasaan ini didasarkan pada cerita dari barat tentang Sinterklas yang masuk melalui cerobong asap dan mengantarkan hadiah.<br>Di Jepang, banyak keluarga yang tidak memiliki cerobong asap, sehingga banyak orang tua yang harus mempunyai ide tersendiri untuk menampilkan Sinterklas.<br>Saya tidak berani menyebut \u201cSanta Claus = orang tua\u201d, cukup menikmati Natal sebagai hadiah dari Santa Claus.<br>Dalam keluarga masyarakat Jepang, hal tersebut sudah menjadi rahasia umum.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"695\" src=\"https:\/\/streetofjapan.com\/wp-content\/uploads\/2025\/01\/202411_2-1024x695.jpg\" alt=\"\" class=\"wp-image-2485\"\/><\/figure>\n\n\n\n<p><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">3.Kue Natal dan makanan spesial:<\/h2>\n\n\n\n<p>Memakan kue bersama keluarga, kekasih, dan teman merupakan kebiasaan pada malam dan hari Natal.<br>Di Jepang, kue hias yang terbuat dari stroberi dan krim segar sangat populer.<br>Belakangan ini, kita dapat menikmati kue dengan berbagai ragamnya selama masa Natal, hal tersebut menjadikan Natal sangat menyenangkan bagi orang yang menyukai makanan manis.<br>Selain itu, banyak keluarga yang menyiapkan hidangan spesial seperti ayam goreng atau pizza, sehingga memberikan pengalaman kuliner yang menyenangkan.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">4.Waktu bersama keluarga:<\/h2>\n\n\n\n<p>Natal juga menjadi hari istimewa untuk mempererat ikatan kekeluargaan.<br>Menghias pohon Natal bersama anak-anak ditengah hari-hari yang sibuk, menikmati untuk mendekorasi kamar Anda dengan hiasan yang tersedia secara komersial maupun dekorasi buatan tangan sendiri.<br>Bersenang-senang bersama orang tua, anak, atau keluarga menciptakan pengalaman yang istimewa dan berkesan.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">5.Natal unik di Jepang<\/h2>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"695\" src=\"https:\/\/streetofjapan.com\/wp-content\/uploads\/2025\/01\/202411_3-1024x695.jpg\" alt=\"\" class=\"wp-image-2484\"\/><\/figure>\n\n\n\n<p><\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">\u30fbIluminasi Natal<\/h3>\n\n\n\n<p>Iluminasi Natal mewakili musim Natal di Jepang.<br>Pepohonan jalanan kota dan kawasan komersial akan didekorasi dengan indah dengan lampu LED.<br>Kebiasaan ini dimulai karena alasan komersial, karena perusahaan komersial ingin menjadikan Natal lebih meriah untuk menarik pelanggan.<br>Konon iluminasi muncul di Jepang selama periode Meiji. Iluminasi megah juga ditampilkan di pameran industri di Osaka dan Tokyo.<br>Ketika Meijiya pindah ke Ginza pada zaman Meiji, mereka memasang iluminasi setiap musim Natal.<br>Konon gaya iluminasinya menjadi semakin mewah dari tahun ke tahun, bahkan sempat dimuat di surat kabar tahun 2000 dan menjadi sangat populer di dunia.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">\u30fbKencan pada malam Natal:<\/h3>\n\n\n\n<p>Di Jepang, sehari sebelum Natal yaitu malam tanggal 24 Desember (malam Natal) dianggap sebagai hari kencan, terutama bagi pasangan muda.<br>Restoran dan hotel sudah penuh dipesan, dan pasangan keluar untuk menikmati malam istimewa dan menikmati iluminasi seperti yang dijelaskan sebelumnya.<br>Hari ini diperingati sebagai hari bagi pasangan untuk mengungkapkan rasa terima kasih mereka satu sama lain.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">\u30fbBertukar hadiah:<\/h3>\n\n\n\n<p>Kebiasaan bertukar hadiah di malam Natal sudah mendarah daging.<br>Pertukaran hadiah ini terutama untuk pasangan dan teman sebagai ekspresi rasa terima kasih dan cinta mereka.<br>Pojok hadiah Natal banyak tersedia di fasilitas komersial.<br>Sehingga wajar jika tempat itu ramai dikunjungi banyak orang.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">\u30fbPenutup:<\/h3>\n\n\n\n<p>Natal di Jepang merupakan acara dengan aspek komersial kuat yang melambangkan bulan Desember.<br>Namun, ada banyak hal yang membuat rasa cinta dan ikatan kekeluargaan.<br>Kehadiran Sinterklas, hadiah-hadiah, dan waktu berharga yang dihabiskan bersama keluarga, kekasih, dan teman-teman terukir sebagai sebuah kenangan.<br>Natal adalah waktu yang ajaib bagi masyarakat Jepang.<br>Jika Anda berkesempatan datang ke Jepang pada bulan Desember, mengapa tidak menikmati suasana unik yang membangkitkan semangat dan lebih menikmati Jepang?<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"Natal di Jepang lebih merupakan acara menyenangkan di akhir tahun dibandingkan makna keagamaan...","protected":false},"author":6,"featured_media":2482,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_acf_changed":false,"footnotes":"","_locale":"id_ID","_original_post":"https:\/\/streetofjapan.com\/?p=2481"},"categories":[5],"tags":[],"acf":[],"aioseo_notices":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/streetofjapan.com\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2548"}],"collection":[{"href":"https:\/\/streetofjapan.com\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/streetofjapan.com\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/streetofjapan.com\/wp-json\/wp\/v2\/users\/6"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/streetofjapan.com\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2548"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/streetofjapan.com\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2548\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":2549,"href":"https:\/\/streetofjapan.com\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2548\/revisions\/2549"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/streetofjapan.com\/wp-json\/wp\/v2\/media\/2482"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/streetofjapan.com\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2548"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/streetofjapan.com\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2548"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/streetofjapan.com\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2548"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}