{"id":2353,"date":"2025-03-19T09:30:00","date_gmt":"2025-03-19T00:30:00","guid":{"rendered":"https:\/\/streetofjapan.com\/?p=2353"},"modified":"2025-01-08T15:16:51","modified_gmt":"2025-01-08T06:16:51","slug":"chilled-summer-dishes-chilled-chuka","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/streetofjapan.com\/id\/2025\/03\/19\/chilled-summer-dishes-chilled-chuka\/","title":{"rendered":"Tradisi Musim Panas: \u201cHiyashi Chuka\u201d"},"content":{"rendered":"\n<p>Saya berpendapat bahwa salah satu tradisi musim panas di Jepang adalah \u201chiyashi chuka\u201d atau ramen dingin. Jepang pada tahun 2024 sangat panas, dan makanan tersebut banyak membantu saya ketika sedang tidak nafsu makan.<\/p>\n\n\n\n<p>Jenis mie yang dihidangkan pada kondisi dingin banyak tersedia di Jepang, selain \u201cHiyashi Chuka\u201d terdapat juga \u201csomen\u201d, \u201cudon\u201d, dan \u201csoba\u201d. Dari berbagai hidangan dingin tersebut, \u201csomen\u201d merupakan jenis yang paling lama tersedia diJepang. Sepertinya menikmati mie dingin sudah mendarah daging dalam budaya Jepang.<\/p>\n\n\n\n<p>&#8220;Hiyashi chuka&#8221; adalah hidangan orisinil dari Jepang. Beberapa pendapat telah menjelaskan asal usulnya. Salah satunya adalah hidangan ini diciptakan di restoran sebuah Tiongkok di Kota Sendai, Prefektur Miyagi -Tohoku, dan di Kota Jimbocho \u2013 Tokyo. Keduanya restoran tersebut membuat \u201cHiyashi Chuka\u201d dalam waktu yang bersamaan sebelum perang meletus. Setelah perang usai, \u201chiyashi chuka\u201d menyebar ke seluruh Jepang, dengan ciri khas masing-masing untuk setiap daerahnya.<\/p>\n\n\n\n<p>Ada dua jenis \u201ctare (saus yang terdiri dari kecap, gula merah, dan mirin\/ fermentasi dari beras)\u201d utama untuk \u201chiyashi chuka\u201d, yaitu: \u201cshoyu base\u201d atau bahan dasar kecap asin dan \u201cgomadare base\u201d atau \u201ctare\u201d berbahan dasar wijen\u201d.<br>Saus \u201cshoyu base\u201d memiliki ciri khas rasa asamnya yang menyegarkan. Berbahan dasar cuka, gula, dan \u201cshoyu\u201d\/kecap asin, serta ada juga yang ditambahkan minyak wijen. Bahan dasar tersebut dicampurkan dengan berbagai bahan lainnya antara lain ham (daging babi yang diambil dari bagian kaki atau bahu), \u201ckinshi tamago\u201d\/telur dadar dengan potongan panjang dan tipis, mentimun, tomat, dan lain-lain, yang membuat rasanya menyegarkan.<\/p>\n\n\n\n<p>Saus \u201cgomadare base\u201d memiliki kekhasan dalam rasa yang kaya dan kekentalannya. Sausnya dibuat dengan mencampurkan pasta wijen atau wijen bubuk, kecap, cuka, dan gula. Saus tersebut sangat cocok dengan shabu babi atau ayam, mentimun, dan lain-lain. Kita juga dapat mengkonfigurasinya dengan gaya \u201cbangbanji\u201d (salad ayam khas Jepang). Rasa wijennya yang kaya akan menggugah selera kita.<\/p>\n\n\n\n<p>Selanjutnya, salah satu hal yang menyenangkan lainnya dari \u201chiyashi chuka\u201d adalah saat mengunjungi kedai makanan Tiongkok dan kedai \u201csosaku ramen\u201d (istilah kedai ramen yang menata sendiri bahannya secara khusus) maka akan terlihat berbagai aransemen yang berbeda. Photo di bawah ini adalah gambar \u201chiyashi chuka\u201d paling nikmat yang pernah saya cicipi. Sayang sekali keduanya sudah tutup. Sisi kiri adalah restoran makanan Tiongkok yang sudah lama berdiri, dan sisi kanan adalah photo kedai \u201csosaku ramen\u201d. Keduanya menyediakan bahan dan cara penyajian yang berbeda. Sebelah kiri adalah bahan dasar kecap ortodoks\/tradisional, dan yang kanan adalah tare garam dengan rasa yuzu. Saya sangat menikmati rasa orisinil setiap restoran tersebut.<\/p>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-columns is-layout-flex wp-container-core-columns-layout-1 wp-block-columns-is-layout-flex\">\n<div class=\"wp-block-column is-layout-flow wp-block-column-is-layout-flow\">\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"720\" height=\"960\" src=\"https:\/\/streetofjapan.com\/wp-content\/uploads\/2024\/10\/202409-01.jpg\" alt=\"\" class=\"wp-image-2098\"\/><\/figure>\n<\/div>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-column is-layout-flow wp-block-column-is-layout-flow\">\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"720\" height=\"960\" src=\"https:\/\/streetofjapan.com\/wp-content\/uploads\/2024\/10\/202409-02.jpg\" alt=\"\" class=\"wp-image-2099\"\/><\/figure>\n<\/div>\n<\/div>\n\n\n\n<p><\/p>\n\n\n\n<p>\u201cHiyashi chuka\u201d dapat dinikmati baik sebagai makanan dirumah maupun restoran. Akhir-akhir ini di ada topik hangat di SNS yaitu gambar seorang wanita yang membuat hiyashi chuka dengan mengatakan bahwa, \u201cmudah sekali membuat hiyashi chuka\u201d. Versi baru \u201chiyashi chuka mudah dibuat\u201d yang membuat heboh SNS itu selalu update setiap tahunnya.<br><br><\/p>\n\n\n\n<p>Di bawah ini adalah gambarnya. \u201cTidak perlu pisau, hanya perlu gigi saja.\u201d<br>Tweet asli berasal dari X.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-embed is-type-rich is-provider-twitter wp-block-embed-twitter\"><div class=\"wp-block-embed__wrapper\">\n<blockquote class=\"twitter-tweet\" data-width=\"500\" data-dnt=\"true\"><p lang=\"ja\" dir=\"ltr\">\u4f8b\u306e\u3054\u3068\u304f\u300c\u7c21\u5358\u306b\u51b7\u3084\u3057\u4e2d\u83ef\u3067\u3044\u3044\u3088\u300d\u3068\u304b\u8a00\u308f\u308c\u305f\u969b\u306e\u51b7\u3084\u3057\u4e2d\u83ef\u3067\u3059\u3054\u67fb\u53ce\u304f\u3060\u3055\u3044<br><br>\u5305\u4e01\u306f\u4f7f\u308f\u305a\u6b6f\u3092\u4f7f\u3046\u30b9\u30bf\u30a4\u30eb <a href=\"https:\/\/t.co\/cK8Oh0DlzF\">pic.twitter.com\/cK8Oh0DlzF<\/a><\/p>&mdash; \u306b\u307e\u3081\u1d55\u0308* (@nimaimo27) <a href=\"https:\/\/twitter.com\/nimaimo27\/status\/993414977724665856?ref_src=twsrc%5Etfw\">May 7, 2018<\/a><\/blockquote><script async src=\"https:\/\/platform.twitter.com\/widgets.js\" charset=\"utf-8\"><\/script>\n<\/div><\/figure>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large is-resized\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"683\" src=\"https:\/\/streetofjapan.com\/wp-content\/uploads\/2024\/10\/202409-03-1024x683.jpg\" alt=\"\" class=\"wp-image-2100\" style=\"width:840px;height:auto\"\/><\/figure>\n\n\n\n<p><\/p>\n\n\n\n<p>Mungkin sebagai respon atas perhatian masyarakat tersebut, para produsen telah merilis berbagai produk yang mudah dibuat, yang sepertinya semua disambut baik oleh para keluarga yang berjuang untuk menyediakan makan siang untuk anak-anak mereka selama liburan musim panas.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"500\" height=\"320\" src=\"https:\/\/streetofjapan.com\/wp-content\/uploads\/2024\/10\/795316b92fc766b0181f6fef074f03fa.jpg\" alt=\"\" class=\"wp-image-2101\"\/><\/figure>\n\n\n\n<p><\/p>\n\n\n\n<p>Itu alasan saya dapat menjalani kehidupan \u201chiyashi chuka\u201d yang menyenangkan di musim panas ini.<br>Musim panas yang terik dan panjang mungkin terasa berat, namun saya masih ingin menikmati \u201chiyashi chuka\u201d lagi tahun depan.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"Saya berpendapat bahwa salah satu tradisi musim panas di Jepang adalah \u201chiyashi chuka\u201d atau ra...","protected":false},"author":19,"featured_media":2097,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_acf_changed":false,"footnotes":"","_locale":"id_ID","_original_post":"https:\/\/streetofjapan.com\/?p=2096"},"categories":[3],"tags":[],"acf":[],"aioseo_notices":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/streetofjapan.com\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2353"}],"collection":[{"href":"https:\/\/streetofjapan.com\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/streetofjapan.com\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/streetofjapan.com\/wp-json\/wp\/v2\/users\/19"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/streetofjapan.com\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2353"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/streetofjapan.com\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2353\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":2360,"href":"https:\/\/streetofjapan.com\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2353\/revisions\/2360"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/streetofjapan.com\/wp-json\/wp\/v2\/media\/2097"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/streetofjapan.com\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2353"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/streetofjapan.com\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2353"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/streetofjapan.com\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2353"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}