{"id":1987,"date":"2024-12-23T09:30:59","date_gmt":"2024-12-23T00:30:59","guid":{"rendered":"https:\/\/streetofjapan.com\/?p=1987"},"modified":"2024-10-25T09:07:02","modified_gmt":"2024-10-25T00:07:02","slug":"walking-around-home-town","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/streetofjapan.com\/id\/2024\/12\/23\/walking-around-home-town\/","title":{"rendered":"Jalan-jalan santai: Makanan Khas Lokal yang Terkenal"},"content":{"rendered":"\n<p>Pada kali ini, saya ingin memperkenalkan \u201crakkasei\u201d atau kacang tanah yang merupakan makanan khas kampung halaman saya yang berada di Prefektur Chiba.<\/p>\n\n\n\n<p><\/p>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"730\" height=\"960\" src=\"https:\/\/streetofjapan.com\/wp-content\/uploads\/2024\/09\/c82717e8b49206ff614644e44e26c5fc.jpg\" alt=\"\" class=\"wp-image-1823\"\/><\/figure><\/div>\n\n\n<p><\/p>\n\n\n\n<p>Kacang tanah merupakan tumbuhan jenis polong-polongan yang berkembang di bawah tanah dan membentuk cangkang. Buah yang tumbuh didalam cangkang yang berada didalam tanah tersebut dikenal sebagai rakkasei atau kacang tanah. Pada umumnya kacang tanah dijual di supermarket dan toko serba ada setelah dikupas kulitnya dan kemudian diolah dengan menambahkan mentega atau minyak, dan lain-lain. Kacang tanah tersebut biasanya disebut \u201cpeanuts\u201d. Nama peanuts tersebut tidak berasal dari pohon kacang (nuts), tetapi dari arti \u201cpohon kacang yang tumbuh di ladang\u201d sehingga disebut peanuts.<\/p>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-columns is-layout-flex wp-container-core-columns-layout-1 wp-block-columns-is-layout-flex\">\n<div class=\"wp-block-column is-layout-flow wp-block-column-is-layout-flow\">\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"701\" src=\"https:\/\/streetofjapan.com\/wp-content\/uploads\/2024\/09\/619574438ba65e7d7cf3a89c9b445d27-1024x701.jpg\" alt=\"\" class=\"wp-image-1825\"\/><\/figure>\n<\/div>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-column is-layout-flow wp-block-column-is-layout-flow\">\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"701\" src=\"https:\/\/streetofjapan.com\/wp-content\/uploads\/2024\/09\/a256e458cefe05477f08b2d1674bf5ea-1024x701.jpg\" alt=\"\" class=\"wp-image-1824\"\/><\/figure>\n<\/div>\n<\/div>\n\n\n\n<p><\/p>\n\n\n\n<p>Selain itu, \u201crakkasei\u201d\/kacang tanah dan peanuts dikatakan memiliki efek mempercantik kulit dan melancarkan peredaran darah, dan akhir-akhir ini menarik perhatian karena efektif untuk diet karena tergolong makanan kacang-kacangan.<br>Kacang tanah akan selalu tersedia di bagian manisan pada toko serba ada yang ada di Jepang pada saat ini. Sayangnya 90% produk tersebut merupakan barang impor dan hanya 10% yang diproduksi di dalam negeri. Dari kacang tanah yang diproduksi di dalam negeri tersebut, 80% nya diproduksi di Prefektur Chiba yang merupakan tempat tinggal saya saat ini. Sekarang terdapat beberapa toko yang khusus menjual kacang tanah dan peanuts, namun karena tergolong barang mewah, maka hanya sedikit orang yang membelinya setiap hari. Sebagian besar toko khusus tersebut merupakan toko oleh-oleh atau barang souvenir.<br>Sama seperti halnya untuk nasi yang ada istilah \u201cberas baru\u201d, di Jepang dikenal juga istilah \u201ckacang baru\u201d untuk kacang tanah. Saya membelinya saat musim gugur ketika \u201ckacang baru\u201d keluar di toko khusus kacang-kacangan. Dibandingkan dengan kacang tanah yang telah lama dipanen kemudian disimpan untuk beberapa waktu, kacang tanah baru memiliki aroma yang kaya, dan rasa manis yang kuat, sehingga sulit untuk berhenti memakannya begitu kita mulai menyantapnya.<br>Tentu saja harganya lebih mahal dibandingkan dengan produk impor. Jika Anda berkesempatan makan kacang tanah di Jepang, silakan mencoba kacang tanah Chiba dan cobalah kacang tanah pada bulan Oktober hingga November yang merupakan saat \u201ckacang baru\u201d tersedia.<\/p>\n\n\n\n<p><\/p>\n\n\n\n<p><strong><strong>\u3010Artikel terkait\u3011<\/strong><\/strong><\/p>\n\n\n\n<p><a href=\"https:\/\/streetofjapan.com\/id\/2024\/11\/11\/walking-around-kyoto\/\" title=\"\">Jalan-Jalan Santai: Makanan Kyoto<\/a><\/p>\n\n\n\n<p><a href=\"http:\/\/streetofjapan.com\/id\/2024\/10\/07\/walking-around-funabashi\/\" title=\"\">Jalan-Jalan Santai: Edisi Pasukan Bela Diri Darat dan Tempat Pemandian Umum<\/a><\/p>\n\n\n\n<p><a href=\"https:\/\/streetofjapan.com\/2023\/11\/30\/funabashi-sauna\/\" title=\"\"><\/a><a href=\"http:\/\/streetofjapan.com\/id\/2023\/11\/30\/funabashi-sauna\/\" title=\"\">Berkeliling di Funabashi: Edisi Sauna<\/a><\/p>\n\n\n\n<p><a href=\"https:\/\/streetofjapan.com\/id\/2024\/01\/22\/funabashi-newcity\/\" title=\"\">Mengenal Kota Funabashi: Edisi Kota Baru<\/a><\/p>\n\n\n\n<p><a href=\"https:\/\/streetofjapan.com\/id\/2024\/09\/02\/walking-around-akihabara\/\" title=\"\">Jalan-Jalan Santai: Akihabara dan AKB48<\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"Pada kali ini, saya ingin memperkenalkan \u201crakkasei\u201d atau kacang tanah yang merupakan makanan k...","protected":false},"author":13,"featured_media":1824,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_acf_changed":false,"footnotes":"","_locale":"id_ID","_original_post":"https:\/\/streetofjapan.com\/?p=1822"},"categories":[3],"tags":[],"acf":[],"aioseo_notices":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/streetofjapan.com\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1987"}],"collection":[{"href":"https:\/\/streetofjapan.com\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/streetofjapan.com\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/streetofjapan.com\/wp-json\/wp\/v2\/users\/13"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/streetofjapan.com\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1987"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/streetofjapan.com\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1987\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":1991,"href":"https:\/\/streetofjapan.com\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1987\/revisions\/1991"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/streetofjapan.com\/wp-json\/wp\/v2\/media\/1824"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/streetofjapan.com\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1987"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/streetofjapan.com\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1987"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/streetofjapan.com\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1987"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}