{"id":1720,"date":"2024-11-20T09:30:00","date_gmt":"2024-11-20T00:30:00","guid":{"rendered":"https:\/\/streetofjapan.com\/?p=1720"},"modified":"2024-10-02T12:56:05","modified_gmt":"2024-10-02T03:56:05","slug":"ventriloquism","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/streetofjapan.com\/id\/2024\/11\/20\/ventriloquism\/","title":{"rendered":"Fukuwajutsu\/Ventriloquism"},"content":{"rendered":"\n<p>Saya melihat Ikkokudo (seorang ventriloquist\/seniman yang menggunakan teknik suara perut tanpa menggerakan bibir saat berbicara) di variety show TV beberapa hari yang lalu.<br>Ikkokudo adalah ventriloquist, atau seniman yang ahli berbicara dengan perut, terkenal di Jepang.<br><br>Web resminya<br><a href=\"https:\/\/ikkokudou-official.themedia.jp\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\" title=\"\">https:\/\/ikkokudou-official.themedia.jp\/<\/a><br><br>Saya yakin banyak ada diantara para pembaca yang mengenalnya karena Ikkokudou juga tampil di luar Jepang.<br>Ikkokudou adalah seorang entertainer yang dikenal karena tekniknya yang sangat orisinal dan nada suara berbagai karakter boneka, beberapa keahlian khasnya adalah \u201cpenggunaan suara perut untuk dua boneka secara bersamaan\u201d, \u201cJeda waktu percakapan\u201d, \u201cteknik tinggi untuk berbicara tanpa menggerakan bibir sedikit pun\u201d (dikutip dari Wikipedia). Khususnya untuk mengeluarkan suara yang memerlukan teknik atau keterampilan tinggi seperti \u201cma mi mu me mo pa pi pu pe po\u201d yang biasanya tidak dapat dibuat tanpa menggerakan bibir. Saya sempat mencobanya sendiri, tetapi tidak suaranya tidak keluar sama sekali.<\/p>\n\n\n\n<p>Program TV nya berisi \u201cMenilai ikkokudou ketika menirukan berbagai macam lagu dengan ventriloquism\u201d. Bernyanyi dengan ventriloquism saja sungguh luar biasa, dalam program ini Ikkokudou bahkan dapat membawakan semua lagu sangat mirip dengan lagu aslinya, dan betul-betul sangat pandai dalam hal tersebut.<\/p>\n\n\n\n<p>Inilah mungkin yang disebut seniman sejati\u2026 Saya memuji profesionalismenya yang terus berkembang \u2b50\ufe0e.<\/p>\n\n\n\n<hr class=\"wp-block-separator has-alpha-channel-opacity\"\/>\n\n\n\n<p>Saya ingat melihat seni berbicara dengan perut secara langsung saat berusia sekitar lima tahun. Ketika saya pergi ke perpustakaan bersama saudara perempuan dan sepupu kebetulan terdapat sesi cerita ventriloquism yang baru dimulai di ruangan terpisah, sehingga kami pergi menontonnya.<br>Boneka anak laki-laki kecil dan seorang wanita ahli bicara perut yang kelihatannya seorang veteran.<br>Saat melihat seorang ventriloquist untuk pertama kalinya, saya sangat terkesan dengan gerakan mata dan suara mulut yang terdengar seperti suara mekanis, sambil berpikir bahwa \u201c`Ini adalah robot yang dapat berbicara dengan baik\u201d. Saya dibuat terpaku mendengar dialog dari wanita ventriloquist tersebut.<\/p>\n\n\n\n<p>Sebuah pertunjukan dimana \u201cBoneka keluar dari sebuah kotak\/box, dan diujung cerita dikembalikan ke boxnya sambil mengeluh\u201d, ini berbeda dari cerita boneka yang selalu saya lihat. Saya teringat bahwa itu sangat menarik.<br>Kakak saya menjelaskan saat perjalanan pulang bahwa wanita itu memainkan dua peran sekaligus yang merupakan fakta yang tidak terbayangkan sama sekali oleh saya (\u7b11:tertawa). Saya memerlukan waktu untuk memahaminya.<br>Saya tidak yakin apakah kemampuan bicara perut wanita ventriquist tersebut sangat bagus atau karena mata seorang anak yang terlalu murni\u2026<br>Saya selalu menganggap seni berbicara dengan perut itu menarik setiap kali melihatnya.<br><br>Dari situs Asosiasi Ventriloquist Asunaro Seluruh Jepang<br><a href=\"https:\/\/www.asunaro-world.com\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\" title=\"\">https:\/\/www.asunaro-world.com\/<\/a><br><br>Saya penasaran dengan pesanan online (\u7b11:tertawa).<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"Saya melihat Ikkokudo (seorang ventriloquist\/seniman yang menggunakan teknik suara perut tanpa...","protected":false},"author":17,"featured_media":1665,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_acf_changed":false,"footnotes":"","_locale":"id_ID","_original_post":"https:\/\/streetofjapan.com\/?p=1664"},"categories":[5],"tags":[],"acf":[],"aioseo_notices":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/streetofjapan.com\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1720"}],"collection":[{"href":"https:\/\/streetofjapan.com\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/streetofjapan.com\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/streetofjapan.com\/wp-json\/wp\/v2\/users\/17"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/streetofjapan.com\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1720"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/streetofjapan.com\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1720\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":1721,"href":"https:\/\/streetofjapan.com\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1720\/revisions\/1721"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/streetofjapan.com\/wp-json\/wp\/v2\/media\/1665"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/streetofjapan.com\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1720"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/streetofjapan.com\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1720"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/streetofjapan.com\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1720"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}